Kemendikbud Tambahkan Pendidikan Mitigasi Bencana di Kurikulum 2019

Sepanjang tahun 2018, Indonesia ditimpa banyak bencana alam. Dari banjir, tanah longsor, gempa bumi, sampe tsunami. Banyak korban berjatuhan dari bencana ini, khususnya bencana tsunami Lombok, Palu, dan Donggala. Disusul tsunami Banten yang belum lama terjadi.

Beredar kabar juga, kalo gempa yang berkekuatan sekitar 8 magnitudo bakal menerjang pulau Jawa. Untuk mengantisipasi banyaknya korban berjatuhan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menambahkan pendidikan mitigasi bencana ke dalam kurikulum.

Nggak hanya pendidikan mitigasi bencana, Kemendikbud juga menambahkan dasar-dasar keterampilan hidup atau basic life skills kepada siswa. Dilansir dari Kompas.com, bakal ada 5 paket modul yang udah disiapin Kemendikbud, yaitu bahaya narkoba, menangkal radikalisme, kesadaran hukum berlalu lintas, pendidikan antikorupsi, dan pendidikan mitigasi bencana.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy menegaskan pendidikan mitigasi bencana ini bukan dijadikan sebagai mata pelajaran khusus.

“Jadi nanti satu paket di dalam PPK (Penguatan Pendidikan Karakter), dan masih terbuka kalo ada hal tertentu yang masih harus masuk, akan kita masukkan. Kita usahakan mulai tahun ajaran 2019,” kata Mendikbud usai jumpa pers Akhir Tahun 2018 di kantor kemendikbud, Jakarta (27/12/2018) dikutip dari Kompas.com.

Your email address will not be published. Required fields are marked *